Caramerawat jas hujan selanjutnya adalah melipat jas hujan dengan rapih mengikuti pola dan sambungan layaknya melipat pakaian. Setelah jas hujan benar-benar kering, kamu harus melipat jas hujan dengan rapih sebelum disimpan. Pastikan lipatan jas hujan mengikuti setiap pola dan sambungannya agar lebih mudah dibuka saat ingin digunakan kembali.
3 menit membaca Musim hujan belum juga berlalu. Bagi kamu yang sehari-hari ke kantor, kampus dan tempat-tempat lain menggunakan sepeda motor, tentu wajib menyimpan jas hujan di jok motor agar aktivitas tak terganggu. Namun, jangan asal memilih jas berbahan tebal karena beranggapan yang tebal pasti anti air. Kamu juga harus memperhatikan faktor kenyamanan, kepraktisan, sampai keamanan dalam berkendara. Simak nih, 6 cara memilih jas hujan yang nyaman namun tetap anti air Bahan nyaman tidak gerah Jas hujan berbahan parasut atau plastik banyak digunakan oleh pabrikan untuk membuat jas hujan di masa lalu. Masih minimnya alternatif bahan yang bisa digunakan untuk membuat jas hujan, membuat pengguna jas hujan berbahan parasut atau plastik harus rela tubuhnya keringetan karena sifat bahan yang panas. Tidak jarang, begitu sampai ke tempat tujuan, pakaian yang kamu kenakan di balik jas hujan sudah lepek keringat. Kamu bisa melirik jas hujan yang diproduksi oleh pabrik pembuat peralatan mendaki gunung. Biasanya, jas hujan untuk mendaki gunung berbahan kedap air namun tetap breathable sehingga kamu tidak akan merasa pengap mengenakannya. Selain itu, bahan jas hujan untuk mendaki gunung sangat ringan dan bisa dilipat sampai sekecil mungkin, sehingga praktis disimpan di dalam tas atau jok motor. Ukuran sesuai kebutuhan Setelah memilih bahan, pastikan ukuran jas hujan pas dengan tubuh kamu karena ukuran yang terlalu besar bisa membahayakan saat berkendara. Atau kalau kamu juga mau mengamankan tas dari guyuran hujan, pilih ukuran yang sedikit lebih besar agar tas tetap bisa kamu gendong di belakang punggung. Model setelan lebih aman ketimbang ponco Sebisa mungkin, hindari membeli jas hujan tipe ponco. Sebab, kamu akan berhadapan dengan risiko ujung jas hujan tersangkut di bagian jeruji sepeda motor saat melaju. Baca juga 5 Tips Mengeringkan Helm Biar Gak Bau Apek Kehujanan Jas hujan model jubah’ ini pun kerap berkibar ke belakang yang bisa menghalangi pandangan pengendara lain di belakang. Jadi pilihlah model jas hujan setelan yang sesuai dengan ukuran tubuh kamu. Ritsleting kuningan atau tembaga Bahan zipper alias ritsleting juga perlu diperhatikan kalau kamu ingin memiliki jas hujan yang berumur panjang. Biasanya, jas hujan dengan ritsleting berbahan kuningan atau tembaga lebih awet dibandingkan yang berbahan plastik. Sementara yang berbahan dasar besi rentan berkarat. Sambungan press bukan jahitan Perhatikan juga untuk memilih jas hujan yang antar bagiannya disambung dengan teknik press, bukan yang dijahit. Pasalnya, jas hujan yang dijahit membuat air mudah menyelinap masuk. Sementara yang disambung dengan teknik press hanya memiliki sedikit celah atau pori-pori. Kalaupun kamu terpaksa membeli jas hujan yang dijahit, pastikan dibagian dalam jahitan tersebut dilengkapi dengan karet pelindung jahitan agar air tidak mudah tembus ke dalam. Pilih warna ngejreng! Namanya juga hujan, pasti bisa mengganggu jarak pandang pengendara sepeda motor atau pengemudi mobil lain di jalanan. Oleh sebab itu, jangan membeli jas hujan yang berwarna gelap. Pilihlah warna-warna ngejreng seperti oranye, hijau tosca, atau merah, sehingga orang lain lebih waspada melihat pergerakan kamu di atas sepeda motor di tengah guyuran hujan lebat. Kamu juga bisa memilih jas hujan yang dilengkapi dengan garis reflektor di belakang dan depan. Reflektor ini bisa memantulkan kembali cahaya yang diterima jas hujan sehingga akan membuat kamu lebih aman berkendara di jalan. Cara membersihkan, melipat, dan menyimpan jas hujan Setelah mengetahui tips memilih jas hujan, perhatikan juga cara membersihkan, menyimpan, dan melipatnya agar panjang umur. Berikut adalah tipsnya Keringkan dengan diangin-angin Jangan jemur jas hujan yang basah di bawah terik matahari langsung, karena akan merusak bahan. Cukup diangin-anginkan saja. Lap dengan kanebo Kalau kamu tidak punya waktu menunggunya kering diangin-angin, gunakan lap kanebo atau microfiber untuk mengeringkan jas hujan lebih cepat. Baca juga Musim Hujan, Saatnya Memilih Asuransi Banjir yang Tepat Apabila saat mengelap ditemukan noda yang membandel, gunakan air hangat untuk membilasnya. Tidak perlu menggunakan deterjen yang dapat merusak lapisan anti air bahan jas hujan. Lipat jas hujan mengikuti lipatan pabrik Lipat jas hujan mengikuti lekuk lipatan bawaan pabrik. Jangan melipatnya terlalu kecil karena bisa merusak ritsleting dan karet pelindung jahitan. Simpan di tas, jangan di bawah jok motor Menyimpan jas hujan di bawah jok motor memang praktis. Namun, perlu diingat bahwa bagasi motor yang panas bisa merusak bahan jas hujan. Tidak ada salahnya sesekali menyimpannya di tas yang kamu gunakan beraktivitas. Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini, siap sedia jas sebelum hujan adalah langkah yang tepat untuk menghindari diri terserang penyakit. Alangkah lebih baiknya lagi jika kamu memiliki asuransi kesehatan, sehingga kamu tidak perlu khawatir dalam melakukan aktivitas harian di tengah guyuran hujan. Pilih, ajukan, dan miliki asuransi kesehatan terbaik sesuai kebutuhan kamu lewat Lebih seperti ini Tentang kami CekAja
Simpanlahjas hujan di bagasi motor atau tas. 4. Hindari penggunaan deterjen dalam pencucian jas hujan karena mengandung zat kimia yang keras yang dapat membuat jas hujan mudah rusak. 5. Bila ingin melipat jas hujan, jangan melipat di bagian sambungan karena sealing dapat terkelupas. 6.
Ditulis oleh Jihan FauziahSelain kemeja, jas adalah salah satu fashion item yang wajib dimiliki oleh seorang pria. Jas biasanya digunakan pada saat menghadiri acara formal tertentu, seperti pernikahan hingga sidang skripsi bagi mahasiswa. Jas sendiri memiliki beberapa tipe di antaranya jas biasa juga tuxedo atau dinner suit yang biasa kita lihat di acara pernikahan. Tuxedo biasanya memiliki kerah yang dilapisi satin. Selain itu, ada pula blazer yang biasanya digunakan di kantor. Jas memerlukan ragam bentuk perawatan, lho. Bahkan, untuk menyetrikanya, ada cara tersendiri. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya oleh Kamini dalam artikel cara menyetrika jas yang membahas tentang langkah-langkah menyetrika jas secara detail, mulai dari menyiapkan alat sampai cara menggantung jas dengan baik. Dalam artikel tersebut juga terdapat tips memilih jas berdasarkan warna dan ukurannya. Nah, selain menyetrika jas yang memerlukan beragam cara tertentu, ternyata perlu diperhatikan juga cara melipat jas yang kamu punya. Sebab, jas bisa saja kusut dan merusak penampilanmu kala jas tesebut dikenakan olehmu dalam kesempatan tertentu. Nggak mau, kan, kalau kamu mengunjungi pernikahan mantan menggunakan jas yang kusut? Nggak enak dilihat, bukan? So, kali ini kami akan membagikan informasi mengenai cara melipat jas dengan mudah agar jas tetap rapi saat kamu kenakan. Penasaran? Nah, simak langsung saja pembahasannya di bawah, ya. Let's check this out! Cara Melipat Jas 1. Metode Selip Bahu * sumber Metode melipat jas satu ini cukup mudah untuk dipraktikkan. Pertama, kamu harus mengangkat jas terlebih dulu, lalu balikkan salah satu bagian bahu dari jas hingga bagian lapisan dalamnya terlihat. Oh ya, selain dengan cara diangkat, kamu juga bisa menaruh jasnya di atas meja atau tempat tidur untuk mempermudah proses melipat jas. Tahap selanjutnya, selipkan bagian bahu satunya hingga keduanya terlipat menjadi setengah bagian, dengan lapisan dalam dari jas menghadap keluar dan pastikan kedua lengan jas menghadap lurus ke bagian bawah, ya. Kemudian, lipat jas menjadi setengah bagian seperti pada gambar. Nah, selesai. Mudah bukan? 2. Lipat Ala Kemeja * sumber Dilansir dari realmenrealstyle, cara kedua adalah melipat jas ala kemeja. Pertama, angkat kemeja dengan kedua tangan kamu, pastikan bagian belakang dari kemeja menghadap ke arahmu. Kemudian, lipat salah satu bagian bahu dari jas dari arah pinggir ke tengah dan ulangi proses lipat ini untuk bagian bahu satunya. Step terakhir, lipat jas dari bagian bawah ke atas seperti kamu melipat kemeja milikmu. 3. Metode Gulung * sumber Cara ini mengharuskan kamu melakukan langkah-langkah yang sama seperti cara pertama, yakni dengan metode selip bahu. Ketika sudah selesai membentuk jas menjadi setengah bagian dengan lapisan dalam jas yang menghadap keluar, kamu pun bisa menyelipkan kemeja atau kaus di bagian atas jas yang terbagi dua. Lalu, gulung jas dari atas ke bawah seperti yang terlihat pada gambar di atas. Cara ini bisa kamu lakukan kalau kamu ingin menghemat space atau ruang di dalam tas/koper. Voila, kamu sudah berhasil melipat jas dengan metode gulung atau roll. 4. Plastik Laundry * sumber Cara yang satu ini terbilang sangat amat mudah dan termasuk salah satu cara melipat jas yang paling umum. Jika kamu punya plastik bekas mencuci jas kamu dari laundry, kamu bisa menggunakan plastik ini. Sebelum memasukkan jas kedalam koper, masukkan jas terlebih dulu ke dalam plastik lalu lipat menjadi setengah bagian seperti yang terlihat pada gambar. Lalu masukkan kedalam koper. 5. Lipat Bahu * sumber Pertama, angkat jas terlebih dahulu kemudian balikkan kedua bagian bahu dari jas kamu sampai bagian dalam bahu atau bantalan pada bahu terlihat, kemudian lipat sampai kedua bagian kerah jas bersentuhan. Setelahnya, taruh jas di atas tempat tidur, meja atau alas lainnya. Kemudian lipat bagian bawah dan atas jas ke bagian tengah. Tips Merawat Jas * sumber Sebelumnya sudah dijelaskan beberapa tips untuk melipat jas dan kali ini kami akan membagikan tips merawat jas agar lebih awet dan tidak mudah rusak. Bisa simak ulasan berikut ini 1. Jangan Terlalu Sering Mencuci Jas Mencuci jas terlalu sering dapat mengakibatkan serat alami dari jas menghilang dan membuat jas tidak awet. Jika kamu mendapati sedikit kotoran pada jas, lebih baik gunakan air untuk mencucinya. Terkecuali jika jas kamu benar-benar kotor, maka cucilah ke laundry, atau lakukan sendiri jika memungkinkan. 2. Gunakan Steamer Tips untuk merawat jas lainnya adalah dengan menggunakan steamer daripada setrika untuk merapikan jas agar tidak kusut saat akan digunakan atau sehabis dicuci. Penggunaan setrika dapat merusak bahan jas karena hantaran panasnya. Jika ingin merapikan jas menggunakan setrika, jangan lupa siapkan kain bersih atau sapu tangan berwarna putih untuk memberi jarak antara setrika dan bahan jas. 3. Gantungan Berbahan Kayu Gunakan gantungan berbahan kayu atau plastik dengan kedua ujung gantungan berbentuk bulat. Ini akan membuat jas tetap awet sesuai bentuknya setelah dirapikan. 4. Pakai Jas Secara Bergiliran Jangan terlalu sering memakai jas yang sama dalam setiap kesempatan untuk menjaga agar jas tetap awet. Jika terlalu sering menggunakan jas, maka kamu harus lebih sering mencuci jasnya. Seperti yang sudah dijelaskan di poin pertama dari tips merawat jas ini, terlalu sering mencuci jas dapat membuat serat alami dari jas menjadi hilang dan jas menjadi tidak awet. 5. Jaga agar Saku Jas Tetap Kosong Biarkan saku jas tetap kosong jika kamu tidak membutuhkannya. Terlalu sering menggunakan saku jas dan memasukkan barang ke dalamnya dapat membuat kain dari saku jas tersebut meregang sehingga dapat membuatnya menjadi tidak berbentuk. 6. Gunakan Sikat atau Tisu Basah Ya, kamu bisa menggunakan sikat atau tisu basah untuk membersihkan noda yang tidak terlalu membandel. Lebih hemat dan lebih cepat, bukan? 7. Gunakan Pewangi Dalam Lemari Untuk menjaga jas kamu agar tetap wangi dan segar selama disimpan di dalam lemari, kamu bisa menggunakan kamper atau pewangi lemari yang dapat di beli di toserba atau supermarket terdekat. Pilihlah wangi yang kamu sukai. Tips Lainnya * sumber Gunakan tas atau koper yang besar ketika hendak bepergian sambil membawa jas kamu agar jas kamu yang terlipat tidak tertumpuk dan mudah kusut. Hindari melipat berkali-kali agar jas tetap rapi. Oh, ya jika kamu bepergian jauh dan membawa lebih dari satu stel jas, gunakan salah satunya agar kau tidak perlu melipat semuanya. Dengan cara ini, kamu juga dapat menghemat ruang dalam koper atau tas yang kamu bawa. Na, itulah cara melipat jas dengan mudah agar dapat menghemat ruang dalam tas maupun koper saat akan dibawa bepergian. Bagaimana, mudah bukan? Oh ya, semoga tips merawat jas di atas juga bermanfaat dan dapat menambah wawasan kamu tentang bagaimana cara merawat jas yang baik dan benar agar jas kamu awet dan tidak cepat rusak. Nah, menurut kamu, dari beberapa cara melipat jas di atas, cara manakah yang paling efektif dan mudah? Sampaikan pendapatmu di kolom komentar yang ada di bawah, ya.
Simpanlahjas hujan yang telah bersih di bawah jok atau di dalam box motor Fresher, jangan disimpan di besi penjepit barang karena bisa robek akibat terkait atau terjepit dan sebisa mungkin hindarilah melipat jas hujan tepat di bagian sambungannya agar sambungannya tetap awet.
FilterOtomotifAksesoris Pengendara MotorFashion WanitaTas WanitaOlahragaSepedaFashion PriaTas PriaMasukkan Kata KunciTekan enter untuk tambah kata 367 produk untuk "jas hujan lipat tas" 1 - 60 dari 367UrutkanAdGOSAVE RAINGARD JAS HUJAN MOTOR BAJU CELANA SETELAN ORANGE - 1%Jakarta 250+AdSisa 8Raincoat Motowolf Jas Hujan Ponco Premium Waterproof MDL0403 90+AdJas Hujan EVA Terusan Ponco Polos Tebal Jas Hujan Korea Unisex 150gr - SelatanBest 250+AdSisa 3Raincoat Motowolf Jas Hujan Ponco Premium Waterproof MDL0403 Original - Orange, 29AdJas Hujan Setelan, Jas hujan anti rembes KHN New 2%Kab. Bandungkhn 1 rb+Tas Helm Lipat - Sarung Helm Lipat - Jas hujan Helm Lipat - Anti Air ! 80+Mairu Tas Handle Bar Sepeda Lipat Gratis UtaraUnitech 30+Navy Club Cover Tas Kantong Lipat - Bag Cover 20-30L Raincoat Hujan Lipat Tas Pouch Seal Technology Waterproof 100% Fashion AnyarJas Hujan Set Celana Lipat Tas Kanguru Spesial 3 Laluuntuk bagian atas atau penutup badan, cara melipatnya mirip dengan melipat baju lengan panjang. Dibentangkan juga dengan rapi, lanjut balik jas hujan sehingga bagian depan berada di bawah. Kemudian kedua lengan jas hujan itu dilipat mengikuti pola jahitan. Setelah beres masukan kembali kedua potong pelindung hujan itu ke dalam cover jas hujan.
Ketika hujan tiba, berkendara dengan motor dapat menjadi tantangan tersendiri. Hujan deras dan genangan air di jalan dapat membuat perjalanan menjadi berbahaya. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk selalu siap menghadapi kondisi cuaca buruk ini. Berikut daftar barang yang harus kamu bawa di motor untuk mengantisipasi hujan. Dengan persiapan yang tepat, kamu dapat tetap nyaman dan aman saat berkendara di musim hujan. 1. Jas Hujan yang Berkualitas Jas hujan merupakan perlengkapan yang wajib dimiliki untuk menghindari basah kuyup saat hujan. Pilihlah jas hujan yang berkualitas, tahan air, dan mudah dipakai. Pastikan juga ukurannya pas agar kamu bisa nyaman saat mengendarai motor. Lebih baik investasi di awal membeli jas hujan yang berkualitas, daripada kamu membeli jas hujan murah namun mudaj rusak. 2. Sarung Tangan Karet Sarung tangan karet berguna untuk melindungi tanganmu dari air dan dingin. Dengan menggunakan sarung tangan ini, kamu dapat tetap menggenggam stang motor dengan baik dan mempertahankan kontrol yang optimal. 3. Sepatu Anti Air Gunakan sepatu yang tahan air atau dilapisi dengan bahan anti air. Sepatu ini akan melindungi kaki kamu dari genangan air dan membantu mencegah masuknya air ke dalam sepatu. 4. Tas Pelindung Tas ini akan menjaga barang-barangmu tetap kering saat berkendara di tengah hujan. Pilih tas yang memiliki tali pengikat agar dapat dengan mudah dipasang pada motor. 5. Kantong Plastik atau Dry Bag Kantong plastik atau dry bag sangat berguna untuk melindungi barang-barang yang tidak tahan air, seperti ponsel, dompet, atau dokumen penting. Selalu bawa beberapa kantong plastik ekstra sebagai cadangan. 6. Lap Bawa lap yang dapat kamu gunakan untuk membersihkan kaca helm dan menghapus air saat berkendara. Lap ini akan membantu menjaga pandanganmu tetap jelas dan bebas dari kabut. Berkendara di kala hujan dapat menjadi tantangan, tetapi dengan persiapan yang tepat, kamu dapat mengurangi risiko bahaya dan menjaga kenyamananmu. Ingatlah untuk selalu memperhatikan keamanan dan kenyamanan saat berkendara. Tetap waspada dan selalu patuhi aturan lalu lintas. Semoga informasi ini bermanfaat.
1 Bersihkan Setelah Digunakan Setelah menggunakan jas hujan PVC, sebaiknya Anda bisa langsung membersihkannya. Karena selama berkendara udah pasti Anda akan diguyur air hujan dan cipratan air di jalanan selama berkendara. Hal ini bisa membuat jas hujan menjadi kotor, dan jika didbiarkan setelh dipakai bisa memicu kerusakan.

Buat para pengendara motor, tips merawat jas hujan agar awet dan tidak kaku wajib diketahui. Pasalnya jas hujan bisa dibilang sebagai perlengkapan yang wajib ada saat berkendara di musim hujan. Jas hujan berfungsi untuk membuat tubuh kita tetap kering saat berkendara di bawah guyuran hujan lebat. Namun, tak banyak yang sadar mengenai cara merawat jas hujan. Setelah dipakai hujan-hujanan, jas hujan dibiarkan, dilipat lagi, bahkan disimpan untuk waktu yang lama. Padahal hal tersebut berpotensi untuk mengurangi umur jas hujan itu sendiri. Jadi, tips merawat jas hujan agar awet dan tidak kaku tak ada salahnya dicoba. Merawat jas hujan Dengan dirawat, walau telah disimpan lama, kondisi jas hujan akan selalu siap digunakan bila saatnya diperlukan. Nah, agar jas hujan kamu lebih tahan lama, langsung saja simak tips perawatan jas hujan agar awet dan tidak kaku berikut ini. 1. Bersihkan sehabis digunakan Merawat jas hujan. Rei Satu hal yang perlu kamu tahu adalah kamu wajib membersihkan jas hujan setelah digunakan. Sebab, saat berkendara di bawah guyuran hujan, kamu tak hanya berurusan dengan air hujan saja, tapi juga dengan lumpur atau pasir yang tercampur menjadi satu. Nah, sesaat setelah digunakan, kamu harus langsung membersihkannya dengan menggunakan air bersih. Namun, jika tidak ada air bersih, kamu bisa menggunakan kain sintetis untuk membersihkannya. Meski terkesan sepele, kotoran yang terlanjur menempel pada jas hujan akan menyulitkan kamu saat hendak memakainya kembali. Selain itu, hal tersebut juga akan membuat jas hujan jadi terlihat lebih kusam. Baca juga 5 Tips Memilih Jas Hujan yang Aman Digunakan saat Hujan 2. Hindari penggunaan deterjen Merawat jas hujan. Unsplash Masih berhubungan dengan poin pertama, saat hendak mencuci jas hujan, sebaiknya hindari penggunaan deterjen. Sebab, bahan-bahan kimia yang terkandung di dalam jas hujan berpotensi merusak kualitas bahan jas hujan itu sendiri. Cara paling aman adalah dengan membilas dan mencucinya menggunakan air bersih atau sabun cuci piring. Untuk jas hujan dengan bahan karet, merawat jas hujan bisa dilakukan hanya dengan menggunakan air dan lap basah saja sudah cukup. Sebab, jas hujan berbahan dasar karet sejatinya lebih mudah untuk dibersihkan. 3. Keringkan dan hindari sinar matahari langsung Merawat jas hujan. Rei Setelah mencuci, langkah selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah mengeringkannya. Namun, untuk mengeringkan jas hujan tidak boleh sembarangan. Sebab, hal tersebut punya pengaruh terhadap daya tahannya. Sebisa mungkin, hindarkan jas hujan yang sudah kamu cuci dari sinar matahari secara langsung. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga kualitas bahan jas hujan agar tetap awet. Nah, untuk mengeringkannya, kamu bisa menjemur jas hujan yang sudah kamu cuci di tempat yang tidak terpapar sinar matahari secara langsung, serta diangin-anginkan saja. Baca juga 5 Cara Merawat Jas Hujan agar Awet 4. Simpan dengan benar Merawat jas hujan. Unsplash Setelah mencuci dan mengeringkannya dengan benar, sekarang saatnya kamu untuk menyimpan jas hujan tersebut. Lipat jas hujan dengan rapi dan simpan di dalam tas kecil yang mudah dibawa saat sedang bepergian. Namun kamu harus memastikan bahwa sebelum melipat dan menyimpannya di dalma tas kecil, jas hujan tersebut sudah benar-benar kering dan tidak ada lagi noda atau bercak yang menempel. Sebab, air yang mengering pada jas hujan akan membuat kamu kesulitan saat hendak menggunakannya. Baca juga 5 Rekomendasi Jas Hujan Murah Terbaik 2021 Di musim hujan seperti sekarang ini, kamu bisa menyimpan jas hujan di bawah jok motor, box, atau bahkan disimpan dalam backpack yang kamu bawa. Namun, jika tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama, kamu bisa menyimpannya ke dalam tas khusus dan letakkan di tempat yang aman dari gigitan tikus. Dan pastikan, jas hujan yang akan kamu simpan benar-benar sudah bersih dan kering sempurna. Dengan menerapkan tips merawat jas hujan tersebut, jas hujan kamu akan lebih awet dan tahan lama. Baca juga artikel terkait Otomotif atau tulisan menarik lainnya dari BukaReview.

Jakarta- Setelah memiliki jas hujan yang berkualitas bukan berarti Otolovers lepas dari yang namanya perawatan. Agar jas hujan atau mantel hujan tetap awet, warnanya tidak kusam, dan nyaman digunakan ternyata ada caranya lho, tanpa harus menggunakan teknik khusus. Hal ini disampaikan langsung oleh pemilik produsen jas hujan Acold, Mohamad Said. Home Fashion Jum'at, 29 September 2017 - 1044 WIB Begini Cara Melipat Jas dengan Benar A A A JAKARTA - Banyak orang memilih menggantung jas disbanding dilipat. Alasannya tentu takut kusut. Namun, jika tempat gantung jas terbatas atau saat Anda memasukkan dalam koper, maka Anda wajib melipat jas tersebut. Tak perlu khawatir dengan kondisi jas, asalkan lipat jas dengan meminimalkan gesekan dan tekanan. Bagaimana caranya? Mengutip Wikihow, berikut cara melipat jas dengan benar1. Balik setelan jas menghadap bawahBentangkan setelan jas menghadap ke atas di atas permukaan yang keras dan bersih seperti meja. Anda mulai membentangkan setelan jas menghadap ke atas dengan memastikan lapel bagian lipatan yang panjang pada kerah jas terbentang dan terlipat Pegang bagian bawah jas dengan empat lipatan Empat lipatan ini yakni dua sisi lipatan depan, dua sisi lipatan belakang. Gunakan lengan lain untuk menopang bagian tengah jas ketika membaliknya dari bagian bawah, agar bagian depan menghadap ke bawah. 3 Lipat sisi-sisi jas Lipat bahu dan lengan sisi kiri ke arah bagian belakang jas. Lakukan langkah yang sama pada sisi kanan jas, dengan memastikan lengan jas dalam keadaan lurus dan rata pada kedua pinggiran sisi tangan untuk menyesuaikan dan meratakan kekusutan.tdy tips fashion Berita Terkini More 3 jam yang lalu 4 jam yang lalu 5 jam yang lalu 5 jam yang lalu 6 jam yang lalu 6 jam yang lalu
3 Keringkan Jas Hujan Setelah dibersihkan dengan air dan sabun cuci piring, kini keringkan jas hujan dengan cara diangin-anginkan. Jangan langsung melipat jas hujan setelah dicuci atau dipakai. Karena sisa air akan menempel dan mengering sehingga membuat jas hujan menjadi kotor, kusam, bahkan berjamur. 4.
Ultimate Motorcycling ilustrasi menggunakan jas hujan sebelum berkendara di kondisi hujan - Jas hujan jadi perlengkapan wajib yang harus dibawa oleh pengendara motor saat musim jas hujan juga tidak boleh diabaikan oleh para pengguna motor, sebab perlakuan yang salah bisa membuat umur pakai jas hujan tidak bagaimana cara untuk menyimpan jas hujan awet dan tidak gampang rusak?Yang pertama, jangan langsung melipat jas hujan dalam keadaan basah karena bisa menimbulkan bau apek dan jamur. Baca Juga Street Manners Sarung Tangan dan Sepatu Untuk Balap Jangan Dipakai Harian, Pilih Perangkat Safety Riding Yang Seperti Ini SobSetelah digunakan, jas hujan digantung dan sebaiknya dibilas menggunakan air diketahui, air hujan bersifat asam dan ketika lama menempel di jas hujan bisa membuat bahannya jadi tipis dan cepat membilasnya dengan air bersih terlebih dahulu akan membuat air hujan serta kotoran dan debu yang menempel menjemur jas hujan juga tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Baca Juga Memasuki Musim Penghujan, Begini Cara Simpel Merawat Motor Supaya Tidak Cepat KaratTidak disarankan untuk menjemur jas hujan di bawah sinar matahari langsung karena bisa merusak lapisan diangin-anginkan sampai benar-benar kering, lalu lipat dan masukkan ke dalam wadah atau tas lupa untuk membawanya untuk perjalanan selanjutnya, enggak mau kan kalau basah kuyup gara-gara lupa membawa jas hujan?
Paparansinar matahari akan merusak elastisitas jas hujan, dan membuat serat bahannya rapuh dan mudah sobek. Solusinya sama seperti yang diatas, jas hujan bisa digantung dulu di tempat kering dan tidak terpapar sinar matahari langsung (diangin-anginkan), kemudian lipat setelah kering. Jangan Terlalu Lama Disimpan di Bagasi
JAKARTA, - Rain coat alias jas hujan merupakan perlengakapan tambahan wajib bagi pengendara sepeda motor di musim hujan. Namun jangan abaikan perawatan jas hujan, sebab perlakuan yang salah membuat umur pakainya cuma sebentar. Reyner Alexander, pemilik toko helm premium dan perlengkapan berkendara RC Motogarage mengatakan, salah satu perilaku yang membuat jas hujan cepat rusak ialah terlalu lama dilipat dan ditaruh di bagasi jok juga Mobil Dinas Jokowi Terabas Banjir di Kalimantan Selatan “Kalau habis dipakai didiamkan dulu untuk memastikan jas hujan kering. Jangan belum kering langsung dilipat dan ditaruh di bagasi atau tempat yang punya suhu panas karena membuat bahan jadi getas,” ujar Reyner kepada belum lama ini. Khusus untuk jas hujan dengan material polyster dan gore tech perawatannya lebih sulit. Jika sehabis dipakai, Reyner menyarankan, kedua bahan tersebut dibilas dulu dengan air untuk menghilangkan Ilustrasi jas hujan “Setelah dipakai, kalau kotor jangan dicuci pakai sabun. Kalau mau pakai sabun, pakai yang khusus buat gore tech atau waterproof. Kalau memang tidak mau beli, cukup basuh pakai air hangan dan lap pakai kanebo,” katanya. Baca juga Alasan Kymco X-Town 250i Lebih Murah dari Downtown 250 Kendati demikian, tiap beda pasti punya masa pakai meski sudah dirawat dengan baik. Untuk itu ada baiknya jas hujan juga disemprot cairan anti air serbaguna yang sudah banyak di pasaran. “Bisa juga disemprot spray waterproof, merek apapun itu bisa dan sudah banyak yang jual sekarang seperti efek daun talas. Sebab jas hujan memang sebaiknya dilakukan recoating,” ucap Reyner. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Saatini ada banyak mantel untuk tas dengan ukuran bervariasi. 2. Menggunakan jas hujan ponco, pengendara tetap basah Meski sudah menggunakan mantel, namun Anda tetap basah Sebenarnya menggunakan mantel ponco atau tidak, tubuh akan tetap basah dengan sendirinya. Apalagi jika ada angin dari samping serta cipratan dari kendaraan lainnya.
Cara merawat jas hujan agar awet - Di musim hujan, jas hujan jadi salah satu kebutuhan yang tidak boleh dilupakan. Pasalnya, jas hujan bisa membuat tubuh kamu tetap kering sehingga bikin kamu bisa berkendara dengan nyaman, meski di bawah guyuran hujan deras. Namun jas hujan juga perlu dirawat dengan baik agar tetap mampu memberikan kinerja terbaiknya. Nah, agar awet dan tetap mampu melindungi tubuh, berikut cara merawat jas hujan agar awet agar awet dan tidak mudah sobek. 1. Bersihkan setelah dipakai Cara merawat jas hujan agar awet Tips pertama yang harus kamu lakukan agar jas hujan awet adalah segera membersihkannya setelah dipakai. Hal tersebut dilakukan karena air hujan atau kotoran yang menempel saat dipakai akan membuat jas hujan lembab dan lama untuk keringnya. Selain itu, membersihkan jas hujan setelah dipakai juga akan membuatnya terlihat bersih. Sebab, air yang menempel bisa saja tercampur dengan lumpur dan debu akibat guyuran air dari ban belakang motor. Tidak berhenti sampai di situ, saat kamu berniat untuk mencucinya usahakan untuk menggunakan air hangat bukan air panas dan jangan menggunakan deterjen. Pilihlah sabun yang ringan seperti sabun bayi agar tidak merusak bahan-bahannya. Baca juga 4 Rekomendasi Perlengkapan Motor Saat Hujan 2. Jangan dijemur di bawah sinar matahari Cara merawat jas hujan agar awet Setelah selesai dibersihkan, sekarang waktunya kamu untuk mengeringkannya untuk mencegah lembab dan bau tidak sedap. Nah, satu kesalahan yang kerap dilakukan banyak orang adalah menjemurnya di bawah sinar matahari. Memang, cara ini bisa bikin jas hujan cepat kering. Tapi sayang, cara tersebut berisiko menyebabkan jas hujan cepat rusak. Hal tersebut terjadi lantaran sinar matahari akan merusak elastisitas jas hujan dan membuat serat bahannya rapuh dan mudah sobek. Cara yang bisa kamu lakukan adalah diangin-angin saja atau lebih baik lagi digantung kemudian dilap dengan kanebo untuk menyerap air. 3. Jangan langsung dilipat Cara merawat jas hujan agar awet Kebanyakan orang akan langsung melipat jas hujan dan menyimpannya di bagasi sepeda motor. Padahal cara perawatan ini kurang baik dan bisa menyebabkan jas hujan cepat rusak. Selain itu, jas hujan juga bisa ditumbuhi bakteri dan menyebabkan masalah kulit. Langkah terbaik dalam cara merawat jas hujan agar awet dan tidak mudah sobek yang bisa kamu lakukan adalah sebaiknya digantung hingga kering. Jika sudah kering barulah jas hujan bisa dilipat dan disimpan di tempat yang aman. Baca juga Review Jas Hujan Axio Harga Murah, Fitur Melimpah 4. Perhatikan cara melipat Cara merawat jas hujan agar awet Agar jas hujan awet, kamu juga wajib memperhatikan cara melipatnya. Sebab cara melihat dan menyimpan yang kurang tepat bisa mengakibatkan kerusakan. Jangan asal-asalan saat melipat, terlebih lagi jas hujan yang dilipat dan dipaksakan sampai berukuran kecil. Pasalnya, proses pelipatan yang asal akan mengakibatkan jahitan atau bahan jas hujan menjadi tertekuk dan efeknya memunculkan rembesan air hujan saat dipakai. Saran buat kamu, sebaiknya disimpan dalam keadaan tergulung. Baca juga 5 Rekomendasi Jas Hujan Murah Terbaik Update November 2019 5. Jangan terlalu lama disimpan di bagasi Cara merawat jas hujan agar awet Bukanlah perangkat yang dipakai setiap waktu hanya digunakan saat hujan, jas hujan sering kali lupa untuk sekadar dikeluarkan dari bagasi jok motor. Padahal hal tersebut bsia merusak daya tahan jas hujan. Yang perlu kamu ketahui adalah udara panas dalam bagasi malah akan membuat jas hujan cepat rusak dan mudah sobek. Jika sedang tidak digunakan, sebaiknya jas hujan disimpan di dalam ruangan dengan suhu normal. Sementara cara terbaik untuk membawa jas hujan adalah dengan memasukkannya ke dalam tas saat hendak bepergian. Setelah itu, jas hujan bisa disimpan dalam bagasi saat motor sedang diparkir saja. Jadi, itu dia cara merawat jas hujan agar awet dan tidak mudah sobek. Baca juga artikel terkait Otomotif atau tulisan menarik lainnya dari Agassi Moriand.
.
  • 50ikxwl37t.pages.dev/225
  • 50ikxwl37t.pages.dev/70
  • 50ikxwl37t.pages.dev/287
  • 50ikxwl37t.pages.dev/389
  • 50ikxwl37t.pages.dev/433
  • 50ikxwl37t.pages.dev/406
  • 50ikxwl37t.pages.dev/285
  • 50ikxwl37t.pages.dev/393
  • cara melipat jas hujan tas